Permudah Masyarakat, BPJN Kepri Tingkatkan Jalan Nasional dan Bangun Box Culvert di Karimun

  • Bagikan

Karimun – Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mulai menggesa Preservasi Jalan dan Jembatan di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Anggaran sebesar Rp7.1 miliar digelontorkan oleh pemerintah pusat untuk memperbaiki box culvert, peningkatan puluhan kilometer ruas jalan nasional dan pembangunan lainnya yang ada di Karimun.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Hendra selaku pengawas lapangan BPJN Kepri, Kamis (25/6/2026).

“BPJN Kepri akan melakukan peningkatan ruas jalan yang dimulai dari ruas Tanjung Balai sampai ruas Pasir Panjang, Box Culvert di Sei Raya Meral dan pemeliharaan bangunan seperti drainase, pemerataan jalan dan lainnya,” Hendra.

Hendra mengatakan untuk peningkatan jalan berupa aspal slurry seal dengan tiga ruas jalan nasional sepanjang 4.5 kilometer.

“Lalu ada perataan jalan tanah, pekerjaan mortar, pembersihan drainase, pengendalian tanaman dan pembangunan lainnya,” katanya

Lebih lanjut, kata Hendra, pengerjaan Box Culvert juga dilakukan dengan target rampung selama 45 hari sesuai kontrak yang berlaku dengan CV Sago Bintang Jaya selaku penyedia jasa.

Sementara nilai kontrak keseluruhannya diketahui sebesar Rp7.134.135.000,00 dengan jangka waktu pelaksanaan 298 hari kalender terhitung mulai tanggal 9 Maret 2026

“Peningkatan dan pemeliharaan jalan serta item lainnya akan dilaksanakan hingga 298 hari kedepan, untuk detailnya bisa masyarakat lihat pada papan proyek di jalan menuju pelabuhan Roro,” katanya.

Hendra tidak menampik pembangunan box culvert di ruas jalan Sei Raya berdampak terhadap hilir mudik warga setempat.

Namun, ia menjelaskan bahwa pekerjaan box culvert harus dilaksanakan karena abutment atau struktur bangunan bawah yang terletak pada kedua ujung jembatan box culvert telah mengalami keretakan.

“Box Culvert sebelumnya ini kondisinya sudah mengalami keretakan, sehingga butuh perbaikan. Semoga pengerjaan dapat segera selesai dan aktivitas masyarakat kembali normal,” jelasnya.

Lebih lanjut, Hendra mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas proyek yang sudah terpasang.

Ia juga menyambut baik inisiasi warga setempat yang membangun jalan alternatif, sehingga warga yang menggunakan sepeda motor tidak perlu melewati jalan sebelumnya yang lebih jauh.

“Alhamdulillah warga setempat berinisiatif membangun jalan untuk memudahkan warga lainnya, kami memohon maaf atas terganggunya aktivitas karena adanya proyek ini. Semoga pekerjaan berjalan lancar demi keselamatan bersama,” ucap Hendra.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *