Bupati Karimun Sambut Rencana Investasi PLTS Orien Energy di Pulau Belat

  • Bagikan

Karimun – Bupati Karimun, Iskandarsyah, mendampingi kunjungan delegasi investor energi hijau asal Tiongkok, Orien Energy, yang berencana akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) beserta fasilitas teknologi baterai di Kecamatan Belat.

Tentunya, ini dinilai merupakan langkah progresif dalam memacu pertumbuhan ekonomi daerah, melalui pendekatan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Karimun.

Komitmen ini dibuktikan melalui pertemuan strategis, yang berlangsung di Pulau Belat yang turut dihadiri oleh Camat Belat serta para Kepala Desa dari Sungai Asam, Sebele, Penarah, Tebias, dan Degong, sebagai bentuk dukungan penuh dari elemen masyarakat dan pemerintah di tingkat Desa.

“Alhamdulillah, kita mendapat kehormatan menerima kunjungan langsung dari delegasi Tiongkok, termasuk Chairman dan jajaran pakar serta profesor mereka. Kami berkumpul di sini untuk menyambut dan menaruh harapan besar agar investasi di Kecamatan Belat ini dapat terealisasi. Kami akan mendorong penuh hal ini karena dampaknya akan sangat luar biasa bagi masyarakat,” kata Bupati Iskandarsyah.

Terealisasinya penjajakan investasi berskala internasional ini, tidak lepas dari peran penting Ismed Abdullah, Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Kepulauan Riau (Kepri), yang bertindak sebagai inisiator dan jembatan penghubung antara pihak investor Tiongkok dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun.

Bupati Iskandarsyah menekankan bahwa megaproyek ini tidak hanya menjanjikan transfer teknologi energi bersih, tetapi juga akan membuka lapangan pekerjaan yang masif bagi masyarakat Kepulauan Riau, khususnya warga Karimun.

Proses pembangunan infrastruktur PLTS ini diperkirakan akan memakan waktu 3 hingga 5 tahun dan diproyeksikan mampu menyerap 2.000 hingga 3.000 tenaga kerja.

“Saya sudah sampaikan langsung kepada Chairman Orien Energy bahwa kami siap menyuplai tenaga kerja lokal. Apapun kebutuhan spesifikasi tenaga kerja mereka nanti, kami akan siapkan dengan menyekolahkan anak-anak daerah atau melatih mereka di Balai Latihan Kerja (BLK),” ucap Iskandarsyah.

Serta, dengan waktu 3 sampai 5 tahun masa pembangunan fisik itu, Pemda akan manfaatkan secara paralel untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM).

“Perputaran ekonomi akan bergerak, dan lapangan kerja akan terbuka lebar,” ujar Iskandarsyah.

Rencana investasi energi hijau di Pulau Belat ini sangat sejalan dengan visi arsitektur pembangunan Kabupaten Karimun. Bupati Iskandarsyah menegaskan bahwa fokus pemerintahannya tidak hanya terpaku pada angka pertumbuhan, tetapi pada pemerataan ekonomi di seluruh wilayah kecamatan.

“Di sistem pembangunan Kabupaten Karimun, kami merancang bukan hanya pertumbuhan, tetapi pemerataan. Kecamatan-kecamatan harus ikut tumbuh dan berkembang. Pulau Belat kita arahkan untuk menjadi pusat PLTS, sementara potensi lain seperti budidaya lobster kita arahkan ke Durai, dan ada juga pengembangan di Sugi Besar. Semuanya kita tata agar masyarakat merasakan dampak pembangunan secara langsung,”kata Bupati Iskandarsyah.

Sebagai informasi, Orien Energy dikenal luas sebagai salah satu pelopor dan pengembang teknologi energi surya mutakhir asal Tiongkok.

Perusahaan ini memiliki spesialisasi kuat dalam mengintegrasikan infrastruktur PLTS skala besar dengan Sistem Penyimpanan Energi Baterai (BESS – Battery Energy Storage System).

Dalam kunjungannya, Chairman Orien Energy menegaskan komitmen perusahaan untuk membawa teknologi energi terbarukan paling mutakhir ke Pulau Belat.

Lebih dari sekadar proyek industri, daya listrik yang kelak dihasilkan dari infrastruktur PLTS ini dirancang agar dapat dimanfaatkan secara langsung untuk memenuhi dan menstabilkan kebutuhan listrik warga setempat.

Ke depannya, tim riset dan tenaga ahli dari Orien Energy akan melakukan kunjungan berkala untuk mematangkan tata letak dan riset konstruksi PLTS.

Pemerintah Kabupaten Karimun berkomitmen penuh untuk mengawal proses penjajakan investasi dari Orien Energy ini, guna mewujudkan kemandirian energi bersih sekaligus mendorong kesejahteraan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.

(aHa)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *