Kawasan Bazar UMKM Ramadan di Puan Maimun Ditata Ulang, demi Kenyamanan UMKM

  • Bagikan

Karimun – Pengelola Bazar Ramadan di kawasan Pasar Puan Maimun, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, resmi melakukan penataan ulang terhadap lapak pedagang UMKM dan area parkir.

Langkah ini diambil guna memastikan aktivitas ekonomi selama bulan suci berjalan kondusif dan bebas dari praktik pungutan liar (pungli).

Penataan ulang ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari panitia penyelenggara, tokoh masyarakat, DPC Apmikkimdo Karimun, Dinas Perhubungan, hingga PT MSM selaku pengelola parkir di lokasi bazar Ramadan 1447 Hijriah tersebut.

Koordinator Kuliner UMKM, Agus, menjelaskan bahwa penataan lapak, terutama yang berada di sisi jalan raya sangat krusial untuk menjamin kenyamanan bersama.

Menurutnya, lingkungan yang tertata akan membuat pedagang tenang mencari rezeki dan pembeli nyaman berbelanja.

“Tentu kita semua ingin UMKM yang berjualan mencari rezeki bisa aman, masyarakat yang datang juga nyaman,” ujar Agus, Selasa, 3 Maret 2026.

Salah satu poin utama dari penataan ini adalah transparansi biaya. Pihak pengelola memberikan jaminan bahwa tidak akan ada pungutan di luar kesepakatan yang dapat memberatkan para pelaku usaha kecil.

“Ini juga mengantisipasi pungutan yang tidak sesuai. Kami berterima kasih kepada Apmikkimdo yang mau bersama-sama menyelesaikan hal ini,” tambah Agus.

Senada dengan Agus, Ketua DPC Apmikkimdo Karimun, Arif Siregar, menekankan pentingnya kehadiran koordinator resmi di lapangan. Tanpa koordinasi yang jelas, kawasan bazar yang memiliki perputaran ekonomi tinggi rawan dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Langkah sterilisasi yang dilakukan meliputi adalah menunjukan koordinator resmi guna menghindari adanya kutipan ganda dari pihak yang tidak berwenang.

Lalu, sterilisasi area untuk enata ulang tata letak lapak agar tidak mengganggu arus lalu lintas dan fungsi jalan raya dan Pendampingan UMKM demi memberikan rasa aman bagi pedagang binaan agar tetap produktif selama Ramadan.

“Kalau sempat tidak terkoordinir, mungkin ada dari pihak ini mengutip, pihak itu mengutip. Makanya dengan penataan ulang ini disterilkan semua,” tegas Arif.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan Bazar Ramadan di Pasar Puan Maimun tidak hanya menjadi pusat perbelanjaan musiman, tetapi juga menjadi contoh pengelolaan ekonomi kerakyatan yang transparan dan tertib di Karimun.

Sementara itu, PT MSM selaku pengelola parkir, juga mendukung kegiatan yang berlangsung pada malam bulan Ramadan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *