Karimun – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) TBK, melakukan mengevakuasi tehadap insiden tenggelamnya Speed Boat (SB) Srikandi Ekspress yang tenggelam.
Tenggelamnya SB Srikandi Express, diketahui pada Selasa Malam, 30 Desember 2025, sekira pukul 23.00 WIB. Speed Boat tersebut, diketahui milik Asna Jaya Grup.
Diketahui bahwa, Speed Boat itu bertolak dari Batam pada selasa sekitar pukul 19.00 WIB, dengan tujuan Tanjung Buton, serta membawa muatan barang ekspedisi.
Sekira pukul 23.00 WIB, di sekitar perairan Pulau Pandan, kapal diterjang gelombang kuat karena cuaca buruk yang terjadi, sehingga menyebabkan air laut masuk melalui jendela depan kapal.
Kapten kapal atas nama Riyanto terlambat menutup jendela depan sehingga alarm mesin berbunyi. Kapten kemudian mematikan mesin untuk melakukan pengecekan kondisi mesin dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak pengurus Asna Group.
Seiring memburuknya cuaca disertai angin kencang dari arah utara, kapal terbawa arus dan angin hingga mendekati tepi pantai Pulau Parit Karimun.
Setelah permasalahan mesin dapat diatasi, kapten berupaya membawa kapal kembali ke tengah laut, namun tidak dapat dilaksanakan karena kapal telah kandas dan membentur batu.
Pada pukul 04.00 WIB, kondisi cuaca masih buruk dan air yang masuk ke dalam kapal semakin banyak. Kapten melaporkan kepada pengurus bahwa kapal mengalami kebocoran.
Salah satu ABK atas nama Yanto berupaya menguras air secara manual, namun debit air yang masuk lebih besar sehingga sebagian badan kapal terendam. Melihat kondisi tersebut, seluruh ABK dan kapten naik ke atas kapal sambil menunggu pertolongan.
“Pelaksanaan evakuasi yang dilakukan untuk menindaklanjuti laporan kejadian tersebut, Tim Lanal TBK bergerak dari Pos Binpotmar Kolong menuju lokasi kapal tenggelam pada pukul 06.55 WIB. Pada pukul 07.00 WIB, tim tiba di titik koordinat kejadian,” kata Danlanal TBK, Letkol Laut (P) Samuel C Noya.
Tim melaksanakan evakuasi terhadap crew kapal, sebagian barang muatan, serta melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian.
Dari hasil evakuasi, sebanyak empat (4) orang crew kapal berhasil dievakuasi ke Pos Binpotmar Kolong Lanal TBK dalam keadaan aman dan selamat.
“Tim masih berada di lokasi kejadian untuk melaksanakan pengawasan dan pengamanan pemindahan barang muatan ke speed pancung, selanjutnya diamankan di Pos Binpotmar Kolong Lanal TBK,” ucap Danlanal Samuel.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran TNI Angkatan Laut dalam memberikan pertolongan dan menjamin keselamatan pelayaran di wilayah perairan Indonesia, khususnya di wilayah kerja Lanal TBK.
(Har)






