PT TIMAH Salurkan Permodalan untuk 10.289 UMKM, Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas dan Mandiri

  • Bagikan

PANGKALPINANG – Komitmen PT TIMAH Tbk dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan terus diwujudkan melalui Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK). Program ini menjadi salah satu langkah strategis perusahaan untuk membantu pelaku usaha mikro dan kecil berkembang, meningkatkan kapasitas usaha, serta memperluas peluang pasar.

Sepanjang periode 2000 hingga 2025, PT TIMAH telah menyalurkan dukungan permodalan kepada sebanyak 10.289 pelaku UMKM yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, khususnya di daerah operasional perusahaan.

Melalui program tersebut, PT TIMAH tidak hanya memberikan akses pembiayaan bagi pelaku usaha, tetapi juga berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan.

Program PUMK menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan untuk memperkuat sektor UMKM yang selama ini menjadi salah satu tulang punggung perekonomian nasional.

Selain bantuan modal usaha, PT TIMAH juga aktif memberikan pembinaan kepada para mitra binaan melalui berbagai pelatihan, pendampingan usaha, hingga fasilitasi promosi produk dalam berbagai pameran dan kegiatan pemasaran.

Department Head Corporate Communication PT TIMAH Tbk, Anggi Siahaan, mengatakan bahwa Program PUMK merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat di wilayah operasional.

“PT TIMAH terus berupaya mendukung pertumbuhan UMKM melalui program pendanaan dan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan. UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat sehingga perlu didukung agar semakin berkembang dan mandiri,” ujar Anggi.

Menurut dia, keberadaan UMKM memiliki kontribusi besar terhadap perputaran ekonomi daerah. Karena itu, dukungan yang diberikan perusahaan diharapkan mampu menciptakan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat.

“Tidak hanya memberikan bantuan modal usaha, PT TIMAH juga mendorong para pelaku UMKM agar mampu meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar sehingga dapat meningkatkan daya saing,” katanya.

Adapun UMKM yang mendapatkan dukungan melalui Program PUMK PT TIMAH berasal dari berbagai sektor usaha, mulai dari perdagangan, industri, jasa, perikanan, peternakan, pertanian, perkebunan, koperasi, hingga industri kreatif.

Salah satu mitra binaan PT TIMAH, Yuliana, mengaku merasakan banyak manfaat sejak bergabung dalam program tersebut. Menurut pemilik usaha Lada Putih “Pak Umar” itu, dukungan yang diberikan perusahaan tidak hanya sebatas permodalan, tetapi juga peningkatan kapasitas usaha.

“Selain dari modal, kami juga dibantu melalui berbagai pelatihan yang menambah wawasan usaha. Kami juga sering dilibatkan dalam pameran, bahkan PT TIMAH kerap menggunakan produk kami untuk berbagai kegiatan perusahaan,” ujarnya.

Yuliana berharap program pemberdayaan UMKM yang dijalankan PT TIMAH dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak pelaku usaha yang memperoleh manfaat dan mampu mengembangkan usahanya secara mandiri.

Melalui Program PUMK, PT TIMAH menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh bersama masyarakat dengan mendorong UMKM agar lebih berdaya saing, berkelanjutan, dan mampu menjadi penggerak ekonomi daerah.

(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *