Bupati Karimun Dorong KWM Jadi Wadah Cetak Wirausaha Muda

  • Bagikan

KARIMUN – Bupati Karimun Ing Iskandarsyah mendukung pengembangan Karimun Weekend Market (KWM) sebagai salah satu sarana mendorong pertumbuhan UMKM lokal dan mencetak wirausaha muda di Kabupaten Karimun.

Menurutnya, KWM memiliki potensi untuk terus dikembangkan untuk peningkatan ekonomi masyarakat. Hal ini dibuktikan event KWM sudah 4 kali digelar oleh media INI KARIMUN selaku penyelenggara.

Dukungan tersebut disampaikan oleh Bupati Iskandarsyah saat menutup KWM Vol 3 di Bandara Raja Haji Abdullah pada Minggu 11 Oktober 2026 malam.

Diketahui KWM Vol 3 digagas oleh media Ini Karimun dan berkolaborasi dengan Pemkab Karimun, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan Bandara Raja Haji Abdullah (RHA).

“Luar biasa event ini bisa digelar berkat kolaborasi nyata, ke depan akan kita coba desain agar lebih meningkat lagi. Saya bersama DPRD mendukung penuh, dan ini akan kita rancang bersama,” ujar Bupati.

Bupati menilai, kegiatan seperti KWM tidak hanya memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka. Akan tetapi juga membuka peluang untuk memperluas pasar hingga ke luar daerah.

Bupati mengapresiasi kolaborasi yang telah terbangun dalam penyelenggaraan KWM. Ia berharap, ke depan, kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya mendorong pelaku UMKM meningkatkan kapasitas usaha dan mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.

“Saya tertarik bagaimana melalui kolaborasi ini, para pelaku UMKM bisa naik kelas dan memasarkan produknya ke luar daerah,” katanya.

Bupati menegaskan bahwa pengembangan UMKM dan produk unggulan daerah sejalan dengan fokus pembangunan Pemerintah Kabupaten Karimun, khususnya dalam menciptakan lebih banyak wirausaha muda.

Ia menjelaskan, pencetakan wirausaha muda merupakan salah satu fokus yang telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Namanya memajukan UMKM dan produk daerah, kenapa tidak? Dalam RPJMD yang kita sepakati, mencetak entrepreneur muda menjadi salah satu fokus pemerintah daerah. Event KWM ini salah satu sarananya,” ungkapnya.

Untuk mendukung tujuan tersebut, Bupati menilai perlu adanya formulasi program yang tepat, termasuk melalui pelatihan dan peningkatan kapasitas pelaku usaha.

Dengan demikian, UMKM tidak hanya memperoleh kesempatan berjualan dalam sebuah kegiatan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengembangkan usaha dalam jangka panjang.

“Saya berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, penyelenggara kegiatan, komunitas usaha, dan pihak swasta dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak pengusaha muda yang tumbuh di Kabupaten Karimun,” jelas Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengapresiasi antusiasme pelaku UMKM yang berpartisipasi dalam KWM.

Berdasarkan laporan panitia, 61 UMKM mencatatkan akumulasi transaksi lebih dari Rp700 juta selama tiga hari pelaksanaan.

“Transaksi besar tersebut menjadi salah satu gambaran nyata daya beli masyarakat yang sangat tinggi, kemudian juga jadi potensi kegiatan ekonomi kreatif dalam membuka ruang pemasaran bagi produk lokal,” kata Bupati.

Selain itu, Bupati menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Karimun masih berada di atas rata-rata nasional. Ia juga menyinggung capaian pengendalian inflasi daerah yang mendapat penghargaan di tingkat nasional.

Menurutnya, upaya menjaga pertumbuhan ekonomi perlu terus diiringi dengan program-program yang memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kapasitas ekonomi.

Terakhir, Bupati mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama merancang pengembangan KWM agar kegiatan tersebut dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Harapan kami pastinya mari kita desain bersama-sama agar event ini bisa berkelanjutan, semoga transaksi besar terus terjadi di KWM dan ekonomi masyarakat terus tumbuh,” ucapnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *