Lanal TBK Kirim Logistik Bantuan Bencana Sumatera Menggunakan KRI Teluk Gilimanuk-531

  • Bagikan

Karimun – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjungbalai Karimun, mengirimkan bantuan untuk bencana Sumatera menggunakan KRI Teluk Gilimanuk 531.

KRI Teluk Gilimanuk, memang mempunyai rute untuk melakukan pelayaran ke wilayah Sumatera, dan juga membawa sejumlah Bantuan dari Jakarta.

Seluruh logistik ini dilansir menggunakan KAL Pelawan milik Lanal TBK menuju KRI Teluk Gilimanuk-531 yang sedang labuh jangkar di perairan Selat Gelam, Karimun.

Bantuan tersebut mencakup kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan di lokasi pengungsian, antara lain beras 2,355 ton, 384 kardus mi instan, 288 kaleng sarden, 96 kaleng susu, 4 kardus teh sashet, 4 kardus kecap, 4 kardus saus, 9 kardus minyak goreng, 6 kardus biskuit, 4 karung gula pasir, 2 kardus kopi bubuk dan 178 karung baju layak pakai.

Danlanal TBK, Letkol Laut (P) Samuel C Noya, menyatakan bahwa KRI Teluk Gilimanuk-531 bertindak sebagai armada pengangkut utama yang mengumpulkan bantuan dari berbagai titik di Indonesia.

“KRI Gilimanuk membawa bantuan logistik dari beberapa tempat, mulai dari Jakarta, Karimun, termasuk Tanjunguban,”kata Danlanal Samuel, usai melepas bantuan di Mako Lanal Karimun, Sabtu, 27 Desember 2025.

Kapal perang tersebut dijadwalkan menempuh perjalanan laut selama dua hari untuk mencapai daratan Sumatra.

Rute pendistribusian akan dimulai dari Belawan, kemudian menuju Aceh, dan direncanakan berlanjut ke Sibolga sesuai arahan pimpinan.

“Dari TNI AL, kami membentuk Satgas transportasi lewat laut untuk tujuan bantuan sosial ini dapat tersalurkan,” ucap Letkol Samuel.

Acara pelepasan bantuan ini turut disaksikan oleh anggota Komisi I DPR RI Endipat Wijaya, Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan, Bupati Karimun Ing Iskandarsyah, serta jajaran FKPD Kabupaten Karimun.

Aksi sosial ini dilakukan secara spontan setelah jajaran pemkab mengetahui adanya KRI Teluk Gilimanuk-531 yang tengah melintas di perairan Karimun dalam misi kemanusiaan serupa.

Bupati Karimun, Iskandarsyah, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan hasil kolektif dari berbagai lapisan masyarakat Karimun yang ingin meringankan beban para korban bencana di daratan Sumatra.

“Mengetahui ada KRI yang akan berangkat ke Aceh dan Sumatra, spontanitas kami bersama FKPD dan seluruh lapisan masyarakat mengambil kesempatan untuk mengirimkan bantuan kepada saudara kita yang terkena bencana di sana,” ujar Iskandarsyah.

Ia menekankan bahwa bantuan ini bukan soal besar kecilnya jumlah, melainkan bentuk empati masyarakat Karimun terhadap musibah yang menimpa saudara sebangsa.

“Paling tidak saudara-saudara kita bisa terbantu. Tidak melihat berapa banyaknya, tapi ini soal rasa kepedulian kita terhadap musibah yang sedang mereka hadapi,” ucap Bupati.

(Har)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *