Warga Moro Minta Pendistribusian Gas 3 Kg Tidak Lagi Ada Keterlambatan

  • Bagikan
Screenshot

Karimun – Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg di Kecamatan Moro Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulaian Riau, dikarekan terjadinya keterlambatan dalam pengiriman.

Yang mana, pengiriman Gas 3 Kg untuk masyarakat Moro tersebut dikirim dari SPBE yang berada di Tanjungbalai Karimun.

Hanya saja, untuk pengiriman tabung Gas isi ulang itu dibawa menggunakan kapal yang hanya ada satu transportir. Hal itu tentunya menjadi kendala stok ketersediaan tabung gas di setiap pangkalan atau pengecer.

“Kosongnya gas subsidi di Moro, lantaran distribusi gas dari Tanjungbalai Karimun terlalu lama, hingga bisa memakan waktu berhari-hari, maka stok ada habis dan terjadinya kekosongan,” kata Anto, salah satu pengecer gas di Moro.

Sehingga, masyarakat Moro sangat berharap untuk pendistribusian dalam pengiriman gas selalu lancar, dan tidak ada lagi keterlambatan, yang dampaknya menyebabkan terjadinya kelangkaan gas.

“Untuk kuota yang masuk, juga nanti dibagi-bagi ke pangkalan yang ada,” ucapnya.

Sementara itu, Rahmat, warga Moro menyebutkan jika kelangkaan tersebut tentunya menyulitkan untuk memasak. Sementara, masyarakat sudah banyak menggunakan gas epiji untuk kebutuhan rumah.

Sehingga, dia berharap Pemerintah dapat memberikan solusi dalam pendistribusian gas ke Kecamatan Moro.

“Kadang-kadang ada, kadang-kadang tidak ada gas. Jadi susah juga untuk masak, balik lagi pakai kayu bakar,” ucapnya.

Selain itu, untuk harga jual gas subsidi ukuran 3 Kg di Kecamatan Moro, diketahui mencapai harga Rp 28 ribu per tabung.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *