Pelaku Pencurian Gasak Kabel-Kabel Ruko Kosong di Karimun

  • Bagikan
Screenshot

Karimun – Ruko kosong di Kelurahan Tanjung Balai Kota, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karikun, menjadi sasaran aksi pencurian.

Dimana, pelaku pencurian menggasak hampir seluruh kabel instalansi, dengan membongkar bagian flafon.

Kejadian ini terjadi setelah setelah pemilik toko mengecek toko tersebut, serta  memvidiokan kejadian tersebut dan mengshare ke grup RT setempat pada Kamis 7 Mei 2026.

Dari rekaman video yang tersebut, tampak kondisi di dalam ruko, kabel-kabel berserakan dan tampak juga beberapa plafon dari ruko tersebut bolong bolong.

Dari informasi yang dihimpun, ruko tersebut bekas apotik yang sudah lama kosong. Pelaku hanya menggasak kabel-kabel, dan tidak membawa barang-barang lain yang ada dalam ruko tersebut.

“Semua habis (kabel) kalau barang-barang etalase seperti lemari itu masih ada, mereka hanya ingin ambil tembaga kabel aja sampai ke palfon bersih, karena sekarang harganya sangat tinggikan,” ujar warga.

Selain itu, menurutnya kejadian seperti ini bukan hal yang pertama terjadi dilingkungan tempat tinggalnya.

“Pernah terjadi juga pencurian tak jauh dari lokasi yang sama dengan kasus juga hampir sama,” tambahnya.

Lurah Tanjung Balai Kota, Dayat membenarkan kejadian tersebut yang mana yang menjadi sasaran pencurian adalah rumah atau bangunan kosong.

Menanggapi hal tersebut, Pihak Kelurahan Balai Kota langsung mengadakan pertemuan dengan pihak Kepolisian dan Babinsa untuk membahas tentang permasalahan ini.

“Yang punya rumah pun tidak tinggal disana, dan kapan kejadiannya pun tidak tau, ya itu taunya pas pemilik datang mau ngecek, dan mereka pun tidak melaporkan hal itu ke pihak kepolisian,” ucapnya.

Sementara itu, untuk mengantisipasi kejadian serupa, Pihak Kelurahan Balai Kota beserta mayarakat setempat meningkatkan sistem keamanan lingkungan (Siskamling).

“Kalau siskamling sudah ada disana cuma itu mungkin pelaku sudah membaca pergerakan jadi tidak bisa terdeteksi oleh masyarakat, dan untuk itu kami lebih memperkuat lagi sistem keamanan mungkin seperti  ronda atau semacamnya.” ungkapnya.

Dengan adanya kejadian ini masyarakat Kabupaten Karimun membuat masyarakat resah dan berharap adanya pengawasan dan patroli rutin dari pihak pihak terkait untuk meninimalisirkan kejadian serupa terjadi lagi.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *