Seorang Ibu Meninggal Dunia Dalam Kecelakaan di Coastal Area Karimun, Sopir Dalam Kondisi Mabuk

  • Bagikan
Screenshot

Karimun – Kecelakaan terjadi di kawasan Tugu MTQ Coastal Area, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, pada Minggu pagi, 19 April 2026, merenggut nyawa seorang ibu-ibu dengan kondisi yang luka serius.

Kecelakaan tersebut terjadi sangat begitu cepat, dimana sebuah mini bus Toyota Avanza BP 1442 YK, yang kemudikan oleh M Ghalih (24) menabrak sejumlah sepeda motor parkir, dan juga menabrak sejumlah orang.

Kejadian itu tentunya membuat kaget warga yang memang ramai melakukan aktivitas olahraga di Minggu pagi.

Dari rekaman CCTV yang didapat, mobil berwarna hitam itu tampak melaju kencang dan hilang kendali ke sisi jalan bagian kiri, dan menabrak sejumlah sepeda motor serta warga, dan akhirnya mobil mendarat di pesisir pantai Coastal Area.

Sementara itu, dari keterangan saksi di lokasi kejadian, mobil tersebut melaju dari arah Hotel 21 menuju arah panggung Puteri Kemuning Coastal Area.

Kanit GakKum Satlantas Polres Karimun, IPDA Suratno yang dikonfirmasi menyebutkan bahwa, dalam insiden tersebut satu orang meninggal dunia, yaitu korban perempuan inisial Li (35)

“Benar, korban itu satu keluarga, yang satu korban meninggal dunia ibu-ibu. Untuk suaminya juga mengalami luka-luka, serta dua orang anak yang usianya 3 tahun dan 8 tahun,” kata IPDA Suratno, saat diwawancara di kantor Satlantas Polres Karimun.

Sementara itu, informasi yang awalnya mengatakan bahwa korban dalam kondisi hamil 6 bulan, tidak benar. Hal itu setelah pihak Satlantas Polres Karimun memastikan ke pihak keluarga.

”Fix, nihil kalau korban tidak dalam kondisi hamil. Kita sudah kembali memastikan ke pihak keluarga,” ucapnya.

Pengemudi Mini Bus Dalam Kondisi Mabuk

Pengemudi yang diketahui bukan warga Karimun itu, merupakan pekerja kapal yang mana kapalnya saat ini tengah docking di salah satu perusahaan di Karimun.

“Sopir ini pekerja kapal, bukan warga Karimun dan menggunakan mobil rental,” ucap IPDA Suratno.

Disebutkan juga oleh Kanit Gakkum, sopir mini bus tersebut masih dibawah pengaruh minuman beralkohol.

Sebab, kejadian itu, setelah dia pulang mengantar dua orang temannya ke penginapan. Yang mana, dia baru saja pulang dari tempat hiburan malam.

“Untuk informasi sementara yang kita dalami, pengakuan dari pengendara, dia masih terpengaruh alkohol, jadi dalam berkendara tidak stabil. Dan waktu kejadian, dia sendiri yang ada di dalam mobil itu,” ucap Suratno.

Untuk proses selanjutnya, pihak kepolisian masih akan terus meminta keterangan dari M Ghalih, setelah kondisinya stabil dan tidak lagi terpengaruh minuman beralkohol.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *