KARIMUN – Sebanyak 40 peserta mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) kompetensi keagenan kapal yang digelar ISAA Learning Center di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Rabu (12/8/2026).
Diklat yang berlangsung pada 12-14 Agustus 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di bidang usaha keagenan kapal sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan transportasi laut.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kasubdit Angkutan Laut Khusus dan UJT Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Syamsul Huda. Ia mewakili Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut (Dirlala) dalam pembukaan yang digelar secara daring melalui Zoom.
Dalam sambutan Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut yang disampaikan Syamsul, Kementerian Perhubungan mengapresiasi ISAA Learning Center yang telah menginisiasi pelaksanaan diklat kompetensi keagenan kapal.
Menurutnya, pelaksanaan diklat tersebut merupakan bagian dari upaya memenuhi amanat Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 1 Tahun 2026 dan PM 3 Tahun 2026.
Direktur Lembaga Pendidikan ISAA, Dr. Eduard S. Sijabat, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia secara khusus mengapresiasi dukungan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Karimun serta Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut (Ditlala).
“Terutama kepada KSOP Karimun dan Ditlala yang senantiasa memberikan dukungan terhadap pelaksanaan diklat terkait usaha keagenan kapal,” ujar Eduard.
Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Laut KSOP Karimun, Andrian Simanungkalit, yang mewakili Kepala KSOP Karimun, turut mengapresiasi penyelenggaraan diklat tersebut.
Menurut dia, peningkatan kompetensi SDM di bidang keagenan kapal diperlukan untuk mendukung pelayanan kapal yang lebih baik, khususnya di wilayah Karimun.
Sementara itu, Ketua DPC Indonesian Ship Agencies Association (ISAA) Tanjung Balai Karimun, Bambang Widodo, mengatakan pelaksanaan diklat menjadi langkah strategis untuk meningkatkan profesionalisme dan kompetensi SDM di sektor keagenan kapal.
“Saya, selaku Ketua DPC Indonesian Ship Agencies Association (ISAA) Tanjung Balai Karimun, mengucapkan selamat datang dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran para tamu undangan dan seluruh peserta,” ujar Bambang.
Ia menilai tantangan di sektor logistik dan maritim ke depan akan semakin dinamis. Karena itu, peningkatan kompetensi SDM menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditawar.
Hal itu juga diharapkan dapat mendukung kelancaran pelayanan kapal dan transportasi laut secara keseluruhan.
Setelah mengikuti seluruh tahapan diklat, peserta yang dinyatakan lulus akan mendapatkan sertifikat kompetensi keagenan kapal yang diterbitkan oleh Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut.
(*)






